bicara taktik : mari lebih efektif

Setiap musim baru setiap pemain punya kesempatan untuk unjuk diri dan sudah 7 pertandingan di jalani musim ini, kami punya beberapa nama yang menonjol dan layak diperbincangkan, kita akan bahas salah satunya, Etienne Capoue.

Walter Mazzarri adalah manager ke 6 yang pernah bekerja sama dengan Capoue di level professional, tapi menjadi yang pertama yang melihat bakat bertahannya.

dengan tinggi badan 188cm, gelandang ini biasanya dimainkan sebagai gelandang bertahan atau bahkan kadang dimainkan sebagai gelandang tengah.

Tapi manager baru Watford telah memilih untuk tidak memainkan pemain 28 tahun ini di posisi itu dan terbukti berhasil.

Ditempatkan dikiri dalam susunan 3 gelandang dan boleh berlari diagonal ke kotak penalti, membuat Capoue sudah mencetak 4 gol dari permainan terbuka musim ini.

Kunci dari banyak golnya adalah ketepatan waktu untuk masuk ke kotak penalti lawan.

Dia tidak berlari sia-sia, dia hanya menyentuh bola 10 kali di dalam kotak penalti dengan 4 diantaranya menjadi gol.

Sentuhan di dalam kotak penalti Capoue di musim ini:

Mazzarri menyimpulkan Capoue tidak harus banyak bersentuhan fisik dengan lawan, dia hanya harus membatasi gerak lawan saat di serang balik.

Tanpa mengecilkan kemampuannya pada serangan balik, dimana dia membuat banyak tekel pada tiap pertandingan, mantan pemain Spurs ini memiliki kemampuan berlari yang bagus yang jadi senjata untuk Watford.

Bermain dekat dengan Troy Deeney dan Odion Ighalo juga menjadi nilai tambah. Musim lalu , Capoue bermain terlalu jauh dengan penyerang, itu artinya 13% dari operannya adalah umpan jauh.

Jumlah itu berkurang menjadi 9% musim ini, setelah dia bermain lebih dekat, bermain umpan pendek dan memberikan umpan lebih baik ke penyerangnya.

Musim ini Capoue membuat kesempatan mencetak gol setiap 86,4 menit, dibandingkan musim lalu dengan angka 117,6 menit per kesempatan.

Capoue sebenarnya tetaplah pemain yang sama, membangun permainan dan menjaga bola tetap dekat areanya, tapi dengan adanya Valon Behrami yang memegang peran gelandang bertahan membuatnya lebih bebas dalam menyerang.

Sekarang pemain no 29 ini dengan cepat menjadi efektif.

Share

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *